MENULIS PUISI

Sunday, December 24, 2023

  Pertemuan ke-25
Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) 30 PGRI
Senin, 11 Desember 2023


Senin, 11 Desember 2023. Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) ke-30 memasuki pertemuan ke-25.  Tema kelas malam ini yaitu MENULIS PUISI bersama narasumber Dr. Hj. E. Hasanah, M.Pd. melalui daring via WA Group KBMN pukul 19.00 WIB.



Pengertian Puisi Menurut KBBI
1. Ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait;

2. Gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus;

3.Sajak;

o   -- bebas puisi yang tidak terikat oleh rima dan matra, dan tidak terikat oleh jumlah larik dalam setiap bait, jumlah suku kata dalam setiap larik;

o   -- berpola puisi yang mencakupi jenis sajak yang susunan lariknya berupa bentuk geometris, seperti belah ketupat, jajaran genjang, bulat telur, tanda tanya, tanda seru, ataupun bentuk lain;

o   -- dramatik sas puisi yang memiliki persyaratan dramatik yang menekankan tikaian emosional atau situasi yang tegang;

o   -- lama puisi yang belum dipengaruhi oleh puisi barat, seperti pantun, gurindam, syair, mantra, dan bidal;

o   -- mbeling sajak ringan yang tujuannya membebaskan rasa tertekan, gelisah, dan tegang; sajak main-main;


Struktur Fisik Puisi (Unsur wujud)

1.       Bentuk:  Berbentuk baris - bait

2.       Diksi: Pemilihan kata indah & memiliki kekuatan makna

3.       Majas: Bahasa kias untuk mengungkapkan isi hati penyair

4.       Rima: Persamaan bunyi di baris/akhir baris untuk memunculkan keindahan bunyi 


Jenis Puisi Baru

       Balada, yaitu puisi berisi kisah/cerita.

       Himne, adalah puisi pujaan untuk menghormati tuhan, seorang pahlawan, atau tanah air.

   Ode, adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa. Nada dan gayanya sangat resmi bersifat menyanjung terhadap pribadi tertentu.

       Epigram, yaitu puisi yang berisi tuntunan /ajaran hidup.

       Romansa, adalah puisi yang birisi luapan cinta kasih.

       Elegi, adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan.

       Satire, yaitu puisi yang berisi sindiran/kritik.


Ciri-ciri Puisi Baru

       Memiliki bentuk yang rapi dan simetris (sama)

       Persajakan akhir yang teratur

       Menggunakan pola sajak pantun dan syair walaupun dengan pola yang lain.

       Sebagian besar puisi empat seuntai (baris)


Ciri-ciri Puisi Lama

       Tidak diketahui nama pengarangnya

       Penyampaian dari mulut ke mulut yang merupakan sastra lisan.

       Sangat terikat akan aturan misalnya jumlah baris di tiap bait.


 Jenis Puisi Lama

       Mantra, yaitu ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib.

         Contoh: mantra untuk mengobati orang dari mahluk halus.

         Sihir lontar pinang lontar

         Terletak diujung bumi

         Setan buta jembalang buta

         Aku sapa tidak berbunyi

       Pantun, adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, setiap bait terdiri dari 4 baris, dan di tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, sedangkan 2 baris berikutnya sebagai isi.

         Contoh: pantun nasihat.

         Sungguh elok emas permata

         Lagi elok intan baiduri

         Sungguh elok budi bahasa

         Jika dihias akhlak terpuji

       Seloka, adalah pantun yang berkait atau bertautan.

Contoh:

       Sudah bertemu kasih sayang

Duduk terkurung malam dan siang

       Hingga setapak tiada renggang

       Tulang sendi habis terguncang

       Talibun, yaitu pantun genap yang setiap barisnya terdiri dari 6, 8 atau 10 baris.

       Contoh:

         Anak orang di padang tarap

         Pergi berjalan ke kebun bunga

         Hendak ke pekan hari tiap senja

         Di sana sirih kami kerekap

         Meskipun daunnya berupa

         Namun rasanya berlain juga


DISKUSI

1. Puisi mantra diyakini oleh orang mengandung unsur magis. Adapun mustajab atau tidaknya tergantung kepada keyakinan orangnya. Klo kita orang Islam (maaf) itu lebih baik berdoa, dg kata2 indah puisi jg dibolehkan.

2. Puisi biasa bisa jadi luar biasa lho Bun. Jika merasa belum istimewa tinggal perhatikan sj keindahan bahasa (diksi), ritme dan irama, efisiensi jg diperhatikan ya, karena puisi itu menggunakan kata2 padat makna. Jg jgn lupa perangkat sastra lainnya. Dalam puisi lama tidak dikenal pengarangnya karena biasanya disampaikan dari mulut ke mulut sehingga hanya isi dan pesan puisinya yg sampai. Kiat agar konsisten dalam menulis itu hanya 3 M lho Bun menulis, menulis, menulis hi hi hi itu mantranya.

3. Menentukan kata2 dalam puisi itu adalah dgn mengenali perbedaan makna denotasi (makna sebenarnya) dan makna konotasi (makna kiasan). Sebaiknya harus mengetahui jg kelas kata seperti kata benda, kata sipat, kata kerja, dll. Selain itu sebaiknya tahu jg kata2 bersinonim dan hubungan kata yg tepat.

0 comments:

Post a Comment