MENULIS BUKU AJAR

Friday, December 1, 2023

Pertemuan ke-5

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) 30 PGRI

Rabu, 25 Oktober 2023


Sumber : KBMN30PGRI


Rabu, 25 Oktober 2023. Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) ke-30 memasuki pertemuan ke-5. Tema kelas malam ini yaitu MENULIS BUKU AJAR bersama narasumber handal Dr. Mudafiatun Isriyah, M.Pd, seorang dosen dan pengajar di FIP prodi BK UNIPAR Jember. 


Di tengah cinta bahasa, kita berguru,

Mencipta buku ajar, ilmu yang berwarna-warni.

Kelas Menulis Nusantara, inspirasi tumbuh pesat,

Buku ajar kita ciptakan, takkan pernah usang lesu.


BAHAN AJAR Vs BUKU AJAR

BAHAN AJAR merupakan segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/dosen dan mahasiswa dalam kegiatan belajar-mengajar. Bahan ajar dapat berupa bahan tertulis atau pun tidak tertulis. Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak tertulis sehingga dapat tercipta lingkungan dan suasana yang memungkinkan peserta didik untuk belajar.


BUKU AJAR merupakan salah satu bentuk bahan ajar. Buku Ajar adalah buku ilmiah berupa uraian materi pembelajaran yang disusun secara logis dan sistematis dengan bahasa yang lugas, digunakan dosen dan mahasiswa dalam pembelajaran (Pannen & Purwanto, 2001). Buku ajar yang disusun guru dapat berupa:

1. Modul

2. Diktat

3. Petunjuk Praktikum

4. Naskah Tutorial

5. Buku Referensi

6. Monograf


CARA PENULISAN BUKU AJAR

1. Materi pembelajaran

2. Kemampuan berbahasa

3. Komitmen 


Keuntungan Buku Ajar bagi Guru/Dosen, yaitu:
1. Promosi dan Kenaikan Pangkat

2. Mendapatkan Insentif

3. Finansial - Royalti

4. Eksistensi Diri

5. Media Ekspresi 

6. Branding Personal dan Institusi

7. Penguatan Keilmuan

8. Media Ekspresi


TRILOGI PEMBELAJARAN

1. Tujuan jelas, memiliki strategi, dan penilaian

2. Tujuannya, bimbingan kepada siswa

3. Dapat belajar sekalipun tidak ada guru

4. Dapat belajar kapan dan di mana saja

5. Tidak terlalu tergantung kepada guru sebagai satu-satunya sumber informasi

6. Bisa belajar dengan kecepatan masing-masing sesuai dengan potensi


CARA PENYUSUNAN BUKU AJAR

1. PENATAAN INFORMASI (compilation text)

Guru/Dosen melakukan kompilasi bahan dari berbagai sumber yang telah beredar di pasaran berdasarkan RPS yang telah disusun.

2. PENGEMASAN KEMBALI (information repackaging)

Guru/Dosen melakukan pengemasan kembali dari sumber-sumber yang telah ada disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi yang ingin dicapai dalah RPS.

3. MENULIS SENDIRI (starting from scratch)

Guru/Dosen menulis sendiri berdasarkan kepakarannya berdasarkan RPS mata kuliah yang diampu.


PROSEDUR KOMPILASI

1. Kumpulkan seluruh buku, artikel jurnal ilmiah, dan sumber acuan lain yang digunakan dalam mata pelajaran seperti yang tercantum dalam daftar pustaka di RPS.

2. Tentukan bagian-bagian buku, artikel jurnal ilmiah, dan bagian dari sumber acuan lain yang digunakan per bahan kajian sesuai dengan RPS.

3. Fotokopi seluruh bagian dari sumber yang digunakan per bahan kajian sesuai dengan RPS.

4. Pilahlah hasil fotocopy tersbeut bedasarkan urutan bahan kajian yang sesuai dengan RPS.


PROSEDUR PENGEMASAN KEMBALI INFORMASI

Informasi yang sudah ada di pasaran dikumpulkan berdasarkan kebutuhan (RPS + RTM) informasi tersebut disusun kembali/ditulis ulang dengan gaya bahasa dan strategi yang sesuai untuk menjadi buku ajar kemudian ditambahkan,

- kemampuan/kompetensi yang akan dicapai

- petunjuk belajar bagi mahasiswa

- latihan

- ringkasan 

- umpan balik

- evaluasi formatif


Membuat buku ajar suatu tugas yang kompleks dan penting dalam dunia pendidikan. Dalam membuat buku ajar, penulis harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk tujuan pembelajaran, integrasi teknologi, desain interaktif, responsif terhadap perkembangan, kolaborasi, pengujian, keberlanjutan, aksesibilitas, hak cipta, dan etika. jadi tetap dijaga semangat dan konsistensinya, selamat mencoba.

0 comments:

Post a Comment