Pertemuan ke-2
Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) 30 PGRI
Rabu, 18 Oktober 2023
Sumber : KBMN30PGRI
Rabu, 18 Oktober 2023. Pertemuan kedua KBMN angkatan 30 dimulai. Kegiatan ini berlangsung secara daring via whatsapp group, pukul 19.00-21.00 WIB. Narasumber utama yaitu Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd yang dikenal dengan Ratu Antologi. Tema kegiatan malam ini adalah MENJADIKAN MENULIS SEBAGAI PASSION.
Tentunya, selama 2 jam ke depan beliau akan sharing bersama peserta agar bisa menggali potensi menulis diri masing-masing. Berawal dari pantun, beliau membuka materi malam ini,
Sambut malam dengan jreng-jreng-jreng
Ayo mandiri berikhtiar mencari modal
Selamat berbagi dengan Bu Kanjeng
Buktikan diri menjadi penulis andal
Mengapa menulis menjadi passion yang menjanjikan? Karena kemampuan menulis dipandang sebagai indikator intelektualitas dan kematangan berpikir. Hingga hari ini, profesi menulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial. Namun, banyak sekali beralasan ada kendala dalam menulis, seperti:
1. Merasa tidak berbakat menulis. Padahal menulis itu bukan bakat, tetapi satu keterampilan yang harus diprakterkan terus menerus.
2. Sibuk urusan keluarga atau mobilitas tinggi, intinya memang tidak punya waktu.
3. Merasa tidak punya ide. Padahal ide itu bisa dari foto kegiatan ataupun pengalaman yang ada di depan mata.
4. Tidak mau dikritik. Padahal menulis adalah proses kreatif. Jangan harapkan kritik yang menjatuhkan, bila kritik yang membangun cermati sekaligus sebagai cambuk untuk lanjutkan menulis.
5. Saat merendahkan diri, mematikan potensi yang ada dengan mengatakan bahwa,"Saya tidak bisa menulis". Alam bawah sadarnya sudah menolak dan merasa tidak mampu.
Bagaimana cara memulainya? Pastikan ada beberapa alasan untuk menulis.
1. Mengapa kita menulis
Lebih filosofis dan berhubungan dengan nilai, visi, dan misi hidup kita di dunia.
2. Bagaimana cara kita menulis
Lebih bersifat teknis dan jawabannya cenderung mudah dipelajari melalui proses latihan.
3. Kapan kita mulai menulis
Secepatnya kita harus niatkan untuk membuat karya yang asli dari diri kita.
Langkah-langkah menjadi penulis yang baik.
1. Read
Untuk menjadi seorang penulis yang baik, kita perlu membaca banyak buku baik bersifat general (umum) maupun spesifik (misalnya sesuai dengan background akademik atau interest pribadi kita).
2. Discuss
Hal ini penting karena ide dan gagasan seringkali muncul saat kita mendialektikakan bahan bacaan yang kita baca dengan bacaan orang lain atau dengan diri kita sendiri. Bila diperlukan, ada baiknya kita memiliki mentor menulis yang tepat.
3. Look & Feel
Baik secara langsung maupun apa yang kita lihat dan baca di media.
4. Socialize
Berapa banyak pengetahuan, pengalaman, dan kisah orang lain yang dapat kita serap.
Persiapan Penulis.
1. Menggali dan menemukan gagasan/ide
Pada tahap ini, penulis melakukan kegiatan penggalian gagasan atau ide. Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pengamatan baik terhadap kejadian atau peristiwa yang terjadi, imajinasi, dan kajian pustaka. Untuk mempermudah proses penemuan ide, cara efektif yang dapat digunakan adalah melalui brainstorming.
2. Menentukan tujuan, genre, dan segmen pembaca
Setelah menentukan gagasan/ide, penulis perlu menentukan tujuan menulis, genre yang diikuti serta target segmen pembaca. Sasaran pembaca akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan warna tulisan. Selain itu, kita harus memastikan bahwa tulisan yang kita hasilkan akan marketable.
3. Menentukan topik
Penentuan topik dilakukan setelah penulis menetapkan untuk apa menulis, genre apa yang dipilih dan siapa sasaran pembacanya.
4. Membuat Outline
Outline merupakan bentuk kerangka tulisan. Kerangka tersebut menunjukkan gambaran materi yang akan ditulis. Menulis outline cukup dengan garis besarnya saja. Karakteristik outline yang baik memiliki kesederajatan yang logis. Kesetaraan struktur, kepaduan, dan penekanan.
5. Mengumpulkan bahan materi/buku
Penulis wajib membaca banyak buku dan sumber bacaan lain untuk memperkaya perspektif dan referensi. Selain itu agar semakin banyak ide atau gagasan yang dapat dikembangkan. Apabila sudah menemukan topik, maka bahan bacaan yang dikumpulkan sesuai dengan topik yang sudah ditentukan.
Menulis itu harus sabar
Penulis pemula sebaiknya lebih fokus pada
ketekunan (persistence) dalam proses menulis
Tulislah semampu kita terlebih dahulu
Jangan berfikir harus sempurna
Jangan terlalu idealis
Setelah kita menyelesaikan naskah kasar dari buku yang kita tulis (rough draft), tahapan yang harus dilewati hingga terbitnya buku kita adalah:
1. Editing
2. Revising
3. Publishing