TEKNIK PENULISAN RESUME

Monday, October 23, 2023

   Pertemuan ke-3 

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) 30 PGRI

Jum'at, 20 Oktober 2023

 

Sumber : KBMN30PGRI


Jumat, 20 Oktober 2023. Pertemuan ketiga KBMN angkatan 30 dimulai. Kegiatan ini berlangsung secara daring via whatsapp group, pukul 19.00-21.00 WIB. Narasumber utama yaitu Raliyanti, S.Sos., S.Kom., M.Pd. Tema kegiatan malam ini adalah TEKNIK PENULISAN RESUME.

Resume adalah ringkasan atau rangkuman dari sebuah karangan atau tulisan yan panjang. Dalam resume, kita hanya menuliskan kembali intisari atau pokok informasi tapi tidak menghilangkan detail atau bagian penting dari tulisan tersebut. Setidaknya terdapat beberapa format yang seharusnya ada dalam resume. Resume materi harus memuat informasi-informasi berikut.
1. Judul materi dan nama narasumber
2. Ringkasan singkat tentang tema utama materi
3. Bagian-bagian penting dari materi yang dipilih untuk disertakan dalam resume

Bagaimana cara menulis resume dengan benar? 
1. Amati materi dari Narasumber dengan baik
2. Modifikasi materi yang diberikan narasumber menjadi bahasa sendiri dengan kaidah penulisan yang baku
3. Hindari copy paste seluruh materi narasumber
4. Kembangkan materi yang disampaikan narasumber dengan relevansi materi dari luar yang related
5. Berikan kesimpulan di akhir penjabaran resume atau tepatnya sebelum kalimat penutup
6. Yang terpenting dalam membuat resume adalah mrmbuatnya dengan gaya bahasa sendiri, agar tulisan kita memiliki seni yang khas

Hal penting menulis resume adalah pertama, tulis resume dengan paragraf pendek-pendek. Karena paragraf yang panjang cenderung membuat pembaca menjadi jenuh. Kedua, tulis pernyataan narasumber dengan gaya Parafrashe, yaitu kalimat pengulangan yang dikemas dengan gaya bahasa sendiri. Adapun trik cepat menulis resume sebagai berikut.
1. Duduk 10 menit sebelum menerima materi dengan siapkan laptop dan sambungan WA WEB untuk mempermudah dalam menulis
2. Tulis narasi pembuka yang related dengan materi diberikan narasumber dan narasi penutup memberikan kesimpulan dari pemaparan materi
3. Tulis resume dengan paragraf pendek-pendek karena paragraf panjang membuat pembaca malas membaca. Jadi tulis paragraf pendek-pendek saja untuk memudahkan pembaca menangkap informasi
4. Tulis pernyataan narasumber dengan gaya bahasa paralelisme, yaitu kalimat pengulangan yang dikemas dengan bahasa sendiri, namun arti tetap sama.


Agar cepat menulis resume. Gunakan 2 perangkat. Untuk menjadi penulis handal, kita harus memupuk mental baja dalam menulis dengan cara:
1. Tanamkan sikap percaya diri. Jangan merasa malu, karena tulisan yang kita anggap jelek akan menjadi luar biasa bagi mereka yang tidak pernah belajar menulis
2. Siap dengan segala kritikan. Meskipun terkadang budaya memuji lebih banyak dari budaya mengkritik, namun pujian itu harus membuat kita semakin memperbaiki tulisan
3. Bangunlah tulisan di berbagai Blog
Hal ini amat perlu karena terkadang orang akan bosan melihat penampilan kita yang itu2 saja. Ibarat memakai baju, tentu orang akan bosan jika baju yang kita pakai hanya warna hijau saja. Itulah sebabnya tulisan harus memiliki warna lain, salah satunya  tulisan kita pada blog lainnya.


Disini kita semua adalah penulis, namun tak jarang jika semua dari kita saling membaca tulisan satu sama lain. Berbeda ketika ada seorang penulis yang sudah terkenal seperti Asma Nadia, tanpa beliau suruh, kita pasti mencari tulisannya. Itulah sebabnya mengapa kita harus memiliki karakter dalam menulis. Harus memiliki kekhasan dalam bahasa tulisan.


Bait Ilmu yang dikemas dalam tulisan,
akan menciptakan taman pengetahuan
yang paling menawan

Maydearly

MENJADIKAN MENULIS SEBAGAI PASSION

Wednesday, October 18, 2023

  Pertemuan ke-2 

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) 30 PGRI

Rabu, 18 Oktober 2023

 

 Sumber : KBMN30PGRI

Rabu, 18 Oktober 2023. Pertemuan kedua KBMN angkatan 30 dimulai. Kegiatan ini berlangsung secara daring via whatsapp group, pukul 19.00-21.00 WIB. Narasumber utama yaitu Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd yang dikenal dengan Ratu Antologi. Tema kegiatan malam ini adalah MENJADIKAN MENULIS SEBAGAI PASSION.

Tentunya, selama 2 jam ke depan beliau akan sharing bersama peserta agar bisa menggali potensi menulis diri masing-masing. Berawal dari pantun, beliau membuka materi malam ini,

Sambut malam dengan jreng-jreng-jreng
Ayo mandiri berikhtiar mencari modal
Selamat berbagi dengan Bu Kanjeng
Buktikan diri menjadi penulis andal

Mengapa menulis menjadi passion yang menjanjikan? Karena kemampuan menulis dipandang sebagai indikator intelektualitas dan kematangan berpikir. Hingga hari ini, profesi menulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial. Namun, banyak sekali beralasan ada kendala dalam menulis, seperti:

1. Merasa tidak berbakat menulis. Padahal menulis itu bukan bakat, tetapi satu keterampilan yang harus diprakterkan terus menerus.

2. Sibuk urusan keluarga atau mobilitas tinggi, intinya memang tidak punya waktu.

3. Merasa tidak punya ide. Padahal ide itu bisa dari foto kegiatan ataupun pengalaman yang ada di depan mata.

4. Tidak mau dikritik. Padahal menulis adalah proses kreatif. Jangan harapkan kritik yang menjatuhkan, bila kritik yang membangun cermati sekaligus sebagai cambuk untuk lanjutkan menulis. 

5. Saat merendahkan diri, mematikan potensi yang ada dengan mengatakan bahwa,"Saya tidak bisa menulis". Alam bawah sadarnya sudah menolak dan merasa tidak mampu.

Bagaimana cara memulainya? Pastikan ada beberapa alasan untuk menulis.

1. Mengapa kita menulis
Lebih filosofis dan berhubungan dengan nilai, visi, dan misi hidup kita di dunia.

2. Bagaimana cara kita menulis
Lebih bersifat teknis dan jawabannya cenderung mudah dipelajari melalui proses latihan.

3. Kapan kita mulai menulis
Secepatnya kita harus niatkan untuk membuat karya yang asli dari diri kita.

Langkah-langkah menjadi penulis yang baik.

1. Read
Untuk menjadi seorang penulis yang baik, kita perlu membaca banyak buku baik bersifat general (umum) maupun spesifik (misalnya sesuai dengan background akademik atau interest pribadi kita).

2. Discuss
Hal ini penting karena ide dan gagasan seringkali muncul saat kita mendialektikakan bahan bacaan yang kita baca dengan bacaan orang lain atau dengan diri kita sendiri. Bila diperlukan, ada baiknya kita memiliki mentor menulis yang tepat.

3. Look & Feel
Baik secara langsung maupun apa yang kita lihat dan baca di media. 

4. Socialize 
Berapa banyak pengetahuan, pengalaman, dan kisah orang lain yang dapat kita serap.

Persiapan Penulis.

1. Menggali dan menemukan gagasan/ide
Pada tahap ini, penulis melakukan kegiatan penggalian gagasan atau ide. Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pengamatan baik terhadap kejadian atau peristiwa yang terjadi, imajinasi, dan kajian pustaka. Untuk mempermudah proses penemuan ide, cara efektif yang dapat digunakan adalah melalui brainstorming.

2. Menentukan tujuan, genre, dan segmen pembaca
Setelah menentukan gagasan/ide, penulis perlu menentukan tujuan menulis, genre yang diikuti serta target segmen pembaca. Sasaran pembaca akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan warna tulisan. Selain itu, kita harus memastikan bahwa tulisan yang kita hasilkan akan marketable.

3. Menentukan topik
Penentuan topik dilakukan setelah penulis menetapkan untuk apa menulis, genre apa yang dipilih dan siapa sasaran pembacanya. 

4. Membuat Outline
Outline merupakan bentuk kerangka tulisan. Kerangka tersebut menunjukkan gambaran materi yang akan ditulis. Menulis outline cukup dengan garis besarnya saja. Karakteristik outline yang baik memiliki kesederajatan yang logis. Kesetaraan struktur, kepaduan, dan penekanan. 

5. Mengumpulkan bahan materi/buku
Penulis wajib membaca banyak buku dan sumber bacaan lain untuk memperkaya perspektif dan referensi. Selain itu agar semakin banyak ide atau gagasan yang dapat dikembangkan. Apabila sudah menemukan topik, maka bahan bacaan yang dikumpulkan sesuai dengan topik yang sudah ditentukan. 
  
Menulis itu harus sabar
Penulis pemula sebaiknya lebih fokus pada
ketekunan (persistence) dalam proses menulis
Tulislah semampu kita terlebih dahulu
Jangan berfikir harus sempurna
Jangan terlalu idealis

Setelah kita menyelesaikan naskah kasar dari buku yang kita tulis (rough draft), tahapan yang harus dilewati hingga terbitnya buku kita adalah:
1. Editing
2. Revising
3. Publishing

MENULIS SETIAP HARI

 Pertemuan ke-1

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) 30 PGRI

Senin, 16 Oktober 2023


Sumber : KBMN30PGRI


Senin, 16 Oktober 2023. Pertemuan perdana KBMN angkatan 30 dimulai. Kegiatan ini berlangsung secara daring via whatsapp group, pukul 19.00-21.00 WIB. Narasumber utama yaitu Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd yang dikenal dengan panggilan OmJay. Tema kegiatan malam ini adalah MENULIS SETIAP HARI.

Om Jay memperkenalkan mantra ajaib 

"Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi"

Semakin sering menulis, maka semakin terampil menulis

Om Jay sudah menjadikan menulis sebagai sebuah kebutuhan seperti makan dan minum. Beliau berusaha menulis setiap hari supaya ada jejak digital yang baik setiap hari. Aktivitas menulis ini membawa beliau banyak dikenal orang dan pada akhirnya banyak yang meminta menjadi pembicara atau narasumber. Tentunya, dari menulis beluai ada pemasukan tak terduga dari menulis di blog. Ternyata menulis adalah hobi yang dibayar dari Kompasiana. 

Menulis itu bukan bakat. Menulis adalah sebuah keterampilan yang bisa diajarkan. Blog adalah salah satu media menulis. Blog merupakan alat rekam yang ajaib dan keajaiban blog dapat ditemukan seiring dengan lamanya menulis di blog. Dengan blog pribadi seorang guru dapat menulis setiap hari dari apa yang disukai dan kuasainya. Cara membuat blog sangat mudah sekali. Modalnya hanya punya email dan kemauan untuk belajar menulis setiap hari. Untuk penulis pemula jangan langsung menjadi penulis sekaligus editor. Menulis saja dulu dengan gaya bahasa masing-masing. Nanti seiring waktu berjalan akan terasa sendiri kalau tulisan kita kurang enak dibaca. Menulis bisa dibiasakan lebih dari 500 kata dengan rumus 5W plus 1H. 

Terima kasih Omjay atas ilmunya :)