Media Ajar Berdiferensiasi

Thursday, January 18, 2024

Oleh KoGuJu (Komunitas Guru SMAN 7 Medan)


Pembelajaran berdiferensiasi adalah suatu pembelajaran yang dikembangkan  untuk merespons kebutuhan peserta didik dalam belajarnya yang bisa berbeda-beda sesuai dengan karakteristik dari setiap peserta didik. Dalam penerapannya, Seorang Guru harus dapat memfasilitasi/ mengakomodir kebutuhan yang berbeda-beda dari setiap peserta didik dalam belajarnya, sehingga dalam proses pembelajarannya, guru tidak bisa memberikan perlakuan yang sama kepada semua peserta didik. 

Ada 3 Aspek dalam melakukan pemetaan kebutuhan belajar :

1. kesiapan belajar.

2. minat belajar

3. profil belajar peserta didik.

Ciri-ciri Pembelajaran Diferensiasi :

1.     Bersifat proaktif.

2.     Menekankan kualitas daripada kuantitas.

3.     Berakar pada assesment.

4.     Menyediakan berbagai pendekatan.

5.     Berorientasi pada peserta didik.

6.     Campuran dari pembelajaran individu dan klasikal

7.     Bersifat hidup.  






Pada hakikatnya orangtua ataupun guru mengharapkan anak/siswanya berprestasi, sehingga sering membanding-bandingkan prestasi belajar anaknya dengan anak yang lain. Kenali 3 tipe dan karakteriristik gaya belajar pada siswa, gaya belajar berhubungan dengan persarafan, ada anak sistem sarafnya lebih dominan di mata, telinga, dan tangan/kaki. 

a.    Gaya Belajar Visual

Pembelajaran yang mengandalkan penglihatan sebagai penerima informasi dan pengetahuan (sistem sarafnya lebih dominan di mata)

Cirinya:

·       Jika belajar harus melihat gurunya menerangkan

·      Kalau menulis di buku, tulisannya di warnai (stabilo), di garis bawahi

·      Kalau duduknya di belakang merasa tersiksa, karena terhalang kawannya

·   Seseorang yang memiliki gaya belajar visual akan mudah juga menerima informasi yang dikemas dalam bentuk gambar atau power point

·      Cara belajar dengan membaca

·      Suka mencatat

·      Membaca dengan cepat dan tekun

b.    Gaya Belajar Auditori

Menempatkan pendengaran sebagai alat utama menyerap informasi atau pengetahuan (sistem sarafnya lebih dominan di telinga). Gaya belajar ini dilakukan dengan mendengarkan sesuatu, kadang terkesan tidak melihat gurunya, padahal mengarahkan telinganya ke sumber suara.

Cirinya:

·      Cara belajar dengan mendengarkan

·      Kesulitan dalam menulis/mencatat tetapi pandai bercerita

·      Membaca dengan suara keras

·      Mudah mengingat apa yang didiskusikan/dijelaskan daripada yang dilihat

·      Mudah terganggu dengan keributan

·      Sering menjawab pertanyaan dengan panjang lebar

·      Pola berbicara sedang dan berirama

·      Cara bekerja sambil berbicara mampu menirukan perubahan suara

·      Cara berkomunikasi senang lewat telepon

·      Kegiatan yang disukai adalah diskusi berbicara

·      Lebih suka musik daripada seni

c.    Gaya Belajar Kinestetik

Proses pembelajaran yang mengandalkan sentuhan atau rasa untuk menerima informasi dan pengetahuan (saraf tangan/kaki lebih dominan). Seseorang yang memiliki gaya belajar kinestetik cenderung suka melakukan, menyentuh, bergerak dan mengalami secara langsung. Sering pindah-pindah tempat duduk dalam kelas.

 

0 comments:

Post a Comment