Ikrar dan Motivasi Menulis - Tendi Murti (KMO)

Thursday, February 20, 2025


Mari kita perbaiki alasan menulis agar kita melangkah semakin kuat. Menurut Pak Tendi, menulis itu tentang legacy, minimal bagaimana kita bisa mewariskan tentang karya, tulisan atau ide kepada anak, cucu bahkan keturunan kita agar bisa merasakan manfaat dan inspirasi dari apa yang kita tuliskan dan tentunya selain itu, tulisan kita bisa dibaca banyak orang-orang yang memiliki tantangan hidup yang sama seperti kita. Jika seperti itu, maka menulis bukan lagi tentang hobby, namun menulis tentang perbaikan. Kita lihat di media sosial, semua bentuknya kebanyakan berupa tulisan. Bagaimana tulisan bisa mengubah cara berpikir, tingkah laku bahkan bisa membunuh seseorang. Mengapa ? Karena tulisan itu berupa apa makna yang ditulis, semakin tulisan itu menginggit maka akan berpengaruh kepada orang-orang yang membaca tulisan tersebut. 

Materi malam ini "Menulis Merubah Peradaban". Kita bayangkan ada 1 juta penulis, mereka menulis kebaikan dan menyebarkan tulisan-tulisan kebaikan, dari tulisan itu menjadi pola pikir yang dapat merubah ekosistem sehingga dari sinilah tulisan bisa merubah peradaban ke arah lebih baik. Menurut data ada sekitar 6 miliar konten setiap harinya yang dihasilkan dari media sosial, bayangkan bagaimana konten yang keluar hal kurang baik dan tidak bisa kita kontrol disana. Hal baik itu terus terulang setiap hari, maka yang terjadi bagi kebiasaan bagi yang membacanya. Oleh karena itu jika ingin menjadi penulis, tulisan kita bisa menjadi kebaikan, minimal bagi anak-anak kita.

Pak Tendi memberikan sugesti kepada peserta pelatihan,"Saya mengizinkan diri saya untuk menjadi seorang penulis, menulis minimal satu buah buku dan menjadikannya best seller atau lebih dari itu". Setiap kita mengulangi sugesti itu, kita bisa merasa merinding, sedih, terenyuh, dan nangis. Hanya dari sebuah kalimat sederhana, itu mengubah cara berpikir dan perasaan kita. Bayangkan kita menulis sebuah buku dan buku itu dapat mengubah banyak orang menjadi lebih baik. Oleh karena itu, hari ini kita berikrar kepada diri sendiri, kita menulis hanya tentang kebaikan, karena kebaikan itu menjadi amal jariyah kita.  

Hal yang luar biasa kita sudah mendapatkan rasanya penulis, hasilnya tulisan kita akan bernyawa. Kita pasti pernah membaca terasa hambar, maka buku hanya ingin menyampaikan ilmunya saja tanpa memasukkan unsur hati di dalamnya. Hari ini kita belajar bagaimana kita menyakinkan diri menjadi penulis dengan tenang, nyaman dan 100% mengizinkan diri menjadi penulis, maka tulisan kita akan bernyawa dan sampai ke hati pembacanya. Nah, tekad kita sudah kuat menjadi penulis dan tulisan menjadi tajam. Namun, dalam perjalanannya, kita akan menemukan banyak orang mengkritisi tulisan kita, ini bisa menjadi perhatian kita, ternyata ohh ada yang baca buku kita dan kita tetap on the track bahwa kita menjadi penulis, ada yang mengkritisi hanya sebagai bumbu saja, kita bawa santai saja, tetap semangat.

Penulis itu hanya pensiun dirinya sendiri. Habiskan 10.000 jam expert dalam segala hal berbaur penulisan. Kuatkan tekat kita. Intinya adalah niat kita harus mengakar karena tantangan perjalanannya sangat panjang. Kita bisa lihat bagaimana buku bisa memberikan dampak dan mengubah peradaban sampai sekarang. 
1. The Origin of Species nya Charles Darwin. Buku ini berhasil membunuh banyak kulit hitam gara-gara teori evolusinya.
2. Das Kapital nya Karl Mark. Gara-gara bukunya ini peradaban dunia berubah terlepas apakah buku ini merusak atau tidak.
3. Canon of Medicine nya Ibnu Sina. Buku ini sampai sekarang masih menjadi pegangan kedokteran dunia.
4. Di Bawah Bendera Revolusi nya Bung Karno. Buku ini sempat dilarang di zaman orde baru Pak Suharto.

Menulis itu siapkan waktu khusus untuk menulis, misal di jadwal sebelum subuh. Seberat apapun rintangan menulis, ingat lagi ikrar yang kita buat. Saat kita stuck menulis, kuasai ilmu tulisan yang mau kita garap sebelum menulisnya, bisa juga banyakin baca buku-buku setema dengan yang kita garap. Ingat segala sesuatu yang kita mulai harus diselesaikan. Malam ini kita belajar materi pertama, ke depan harus lurus sampai akhir. Tidak ada cara yang instan, yang akan menjadi pemenang yang bertahan sampai akhir.

0 comments:

Post a Comment